Oleh : Nurul Quroatun Ngaeni

Fenomena yang kita lihat dijalan raya saat ini adalah jumlah pengendara sepeda motor semakin hari semakin meninggkat. Bahkan anak-anak dibawah umur sudah pandai berkendara sepeda motor sendirian. Supaya tidak tertinggal dengan teman-teman sebayanya mereka meminta sepeda motor pada orang tua , biar jadi anak zaman sekarang atau sering disebut dengan istilah kids jaman now.

Padahal kalau diamati saat ini anak-anak dibawah umur 17 tahun belum terlalu penting untuk membawa sepeda motor. Tetapi karena perkembangn zaman mereka pun mengharuskan diri mereka dan orangtua untuk mempunyai sepeda motor. Sah-sah saja jika mempunyai keinginan utuk memiliki sepeda motor yang penting itu semua tidak memberatkan diri sendiri dan keluarga. Yang perlu kita ingatkan saat anak dibawah umur ingin berkendara sepeda motor adalah tentang keamanan, keselamatan dan kesabaran.

Keamana yang digunakan saat berkendara dimulai dari helm yang melindungi kepala, sarung tangan ,masker dan sepatu. Peralatan itu memang terlihat sepele. Namun jika diabaikan kita sendiri yang akan menerima resikonya. Tidak hanya itu hal yang paling penting adalah harus mempunyai SIM (Surat Izin Mengemudi) saat ingin mengendarai sepeda motor dengan aman dijalan raya. Karena kalu tidak memiliki SIM pasti akan ditilang oleh polisi. Bukankah Itu kesalahan yang sangat fatal, jika harus berurusan dengan polisi. SIM bisa di dapatkan saat usia sudah menginjak 17 tahun. Jadi para Kids jaman now harus tau peraturan saat berkendara.

Keselamatan saat dijalan raya juga sangat diutamakan. Karena sekarang Indonesia memasukin peringkat ke 3 di Asia dengan jumlah sepeda motor terbanyak. Ini berarti dalam satu keluarga pasti mempunyai lebih dari satu sepeda motor dirumahnya. Sepeda motor ibarat rajanya jalan raya karena bodynya yang kecil dan dapat menyalip saat kendaraan macet. Perlu diperhatikan dijalan raya kita harus mengingat keselamat baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. Kita harus mematuhi peraturan lalu lintas dan jangan ngebut saat berkendara, semua itu sangat berbahaya. Jangan sampai kita menambah daftar panjang angka kecelakaan di jalan raya karena menyerobot lampu lalu lintas dan kebut-kebutan. Hal kecil yang sering dilupakan pengendara adalah tentang jas hujan ini hal penting namun sepele. Saat dijalan tiba-tiba hujan deras menimpa, para pengendara yang tidak membawa jas hujan akan berkebut-kebutan. Mereka tidak menghiraukan pengendara lain. Memacu motor dengan sangat kencang untuk mencapai tempat tujuan dengan cepat. Padahal itu sangat berbahaya. Coba kalau dari awal mempersiapankan untuk membawa jas hujanpasti mengurangi resiko kebut-kebutan dan tergesa-gesa dijalan.

Dan diantara semua itu kita harus memiliki kesabaran saat berkendara. Kita harus mengalah saat pengendara lain tergesa-gesa. Beri mereka jalan terlebih dahulu. Tetaplah tenang dan fokus saat ada yang mendahului. Kids jaman now juga harus bersabar ketika sedang berkendara ada SMS atau telefon yang masuk. Tidak perlu membalas atau menggangkat telefon saat sedang berkendara. Jika itu dirasa penting maka solusinya adalah menepi, berhenti dan baru membuka handpone. Jangan memamerkan handpone kita dijalan raya itu sangat berbahaya. Satu hal lagi yang sangat penting jangan “ngobrol” dengan teman saat sedang berkendara. Dua sepeda motor ditumpangi pengendara dan saling bercakap-cakap sepanjang jalan raya itu sangat mengganggu untuk pengguna jalan lain. Jika obrolan itu dirasa penting berhentilah ditempat yang nyaman dan pantas untuk mengobrol.

Jadi jangan ngaku kids jaman now kalau masih suka ugal-ugalan dijalan raya, suka mainan handpone dan masih dibawah umur 17 tahun sudah membawa sepeda motor sendiri tanpa ada pendampingnya. Semua aturan dibuat untuk keselamatan dan keamanan kita. Aturan dibuat bukan untuk dilanggar. Mulailah dari diri sendiri serta saling mengingatkan dengan teman yang lain, untuk menciptakan ketenangandan kenyaman dijalan raya. Dengan begitu kita semua dapat membantu mengurangi jumlah kecelakan. Bukankan saat pergi dari rumah dan melewati jalan raya ada tempat yang kita tuju, serta orang yang menyayangi kita sedang menunggu . Maka pergi dan datanglah dengan selamat. Serta berdo’alah saat sedang berkendara. Semoga kita dapat terhindar dari mara bahaya. Dan ingatlah selalu keamanan, keselamatan dan kesabaran untuk para kids jaman now di jalan raya.

Leave a Reply:

Your email address will not be published. Required fields are marked *